
Biro Investigasi Federal AS (FBI) pada 31 Oktober menyatakan Korea Utara bertanggung jawab atas pencurian lebih dari $6 miliar aset virtual dari Binance pada 29 Oktober. Ini atribusi resmi pertama atas hack terbesar dalam sejarah crypto, setelah beberapa hari analis independen menunjuk kelompok yang sama. Nama yang dipakai FBI untuk aktivitas itu adalah TraderTraitor, unit yang menurut FBI berada di bawah payung kelompok Lazarus.
Yang diminta FBI dari industri crypto
FBI tidak mengumumkan ini sendirian. Bersama US Secret Service dan IRS Criminal Investigation, FBI meminta operator THORNode, operator node RPC, bursa instan, layanan DeFi, firma analitik blockchain, dan penyedia aset virtual lain untuk memblokir transaksi yang berasal dari alamat-alamat yang mereka publikasikan. Daftarnya, menurut laporan CoinDesk atas pengumuman itu: lebih dari 600 alamat Ethereum, kurang dari 20 alamat Bitcoin, dan satu alamat Solana.
Alasannya praktis. FBI bilang para pelaku mengubah sebagian besar dana curian menjadi ether, dan diperkirakan akan terus mencucinya lewat layanan DeFi dan swap instan. Chainalysis menambahkan, puluhan ribu alamat baru diperkirakan akan dipakai dalam beberapa minggu ke depan, seiring pencucian itu berjalan. Satu hal yang perlu diluruskan: pemblokiran di sini bukan pemulihan. Alamat yang diblokir tidak otomatis mengembalikan dana ke korban.
Nuansa yang jangan hilang
Presiden AS Donald Trump, ditanya wartawan pada Sabtu malam, terdengar lebih ragu dari FBI. "Kami sedang mempelajarinya," katanya, "kami belum tahu apakah itu Korea Utara." Pernyataan itu tidak membatalkan atribusi FBI, tapi menunjukkan bahwa di level politik, ceritanya belum sebersih di berkas penyidik. Kami tulis keduanya apa adanya, karena pembaca berhak tahu mana pernyataan penegak hukum dan mana komentar politik.
Kelompok yang sama juga sudah pernah jadi sorotan FBI: pencurian sekitar $1,5 miliar dari Bybit pada Februari 2025 juga dikaitkan ke TraderTraitor. Polanya berulang, dan itu yang membuat peringatan kali ini lebih dari sekadar daftar alamat.
Yang masih ditunggu
Dua hal dari rangkaian Binance masih menggantung pagi ini. Pertama, pembukaan penarikan bertahap yang ditargetkan 1 November. Sampai artikel ini ditulis, belum ada konfirmasi pembukaan dari Binance. Kedua, bukti cadangan kriptografis penuh yang dijanjikan 3 November. Rincian penggantian 90% aset sudah kami tulis sebelumnya di artikel ini, dan kronologi lengkap hacknya di artikel 31 Oktober.
Satu peringatan terakhir. Setiap pengumuman resmi seperti ini selalu diikuti halaman palsu yang mengatasnamakan FBI atau Binance dan menawarkan pengembalian dana. FBI tidak pernah meminta seed phrase, dan kanal resminya untuk laporan adalah ic3.gov. Kalau ada pihak yang meminta deposit dengan dalih membuka blokir dana, itu penipuan.
Sumber: pernyataan FBI (31 Okt 2026) via CoinDesk (31 Okt 2026), Associated Press (31 Okt 2026), Bitcoin.com (31 Okt 2026), Coin Edition (1 Nov 2026). Angka adalah potret saat penulisan, 1 November 2026 pagi WIB, dan bisa berubah.
← Semua artikel