
Perusahaan induk Bursa Efek New York (NYSE), Intercontinental Exchange (ICE), resmi menggandeng Trade[XYZ] untuk membawa pasar perpetual berbasis Hyperliquid ke Amerika Serikat. Kesepakatan definitifnya diumumkan 29 Oktober 2026, tapi produknya belum bisa dipakai: masih menunggu persetujuan regulator, dan belum ada tanggal peluncuran.
Apa yang disepakati
ICE menjadi operator eksklusif pasar teregulasi Trade[XYZ] dan ikut menanam modal strategis (nilainya tidak diumumkan). Keduanya akan membangun struktur pasar dan kliring ritel baru yang terpisah dari bisnis futures institusional ICE, yang menurut ICE sendiri saat ini lebih dari 99% institusional. Kontraknya mencakup crypto, saham, indeks saham, komoditas, valuta asing, dan aset dunia nyata lain, diperdagangkan 24/7. Trade[XYZ] merancang pasarnya, Hyperliquid menyediakan lapisan blockchain-nya lewat kerangka HIP-3, dan ICE menjalankan bursa serta kliringnya. Nasabah yang sudah lolos KYC/AML nantinya masuk lewat broker dan platform yang berpartisipasi, termasuk joint venture ICE-OKX, yang itu pun masih butuh persetujuan terpisah.
Kenapa pasar bereaksi
HYPE, token Hyperliquid, melonjak sekitar 17% pada hari pengumuman (FXStreet, 29 Okt) dan bertengger di dekat $90 pada Jumat (Unchained, 31 Okt). Data CoinStats 31 Oktober mencatat HYPE di $89,84, volume 24 jam $1,71 miliar, dan kapitalisasi pasar $21,52 miliar. Trade[XYZ] sendiri mengklaim pasarnya di Hyperliquid sudah membukukan volume lebih dari $650 miliar dalam setahun lebih. Itu klaim perusahaan, bukan angka yang diverifikasi regulator.
Pertanyaan yang belum dijawab: fee-nya mengalir ke siapa?
Ini bagian yang paling penting buat pemegang HYPE, dan justru belum dijawab. Hyperliquid punya mekanisme buyback: fee trading diubah menjadi pembelian HYPE. Unchained menghitung, selama 9-29 Oktober saja buyback membeli 436.765 HYPE senilai $35,5 juta. Tapi Trade[XYZ], yang menurut Unchained menyumbang sekitar 30% volume trading Hyperliquid, hanya menyumbang sekitar 5-7% dari buyback itu. Baik ICE maupun Trade[XYZ] belum mengatakan apakah venue AS nanti akan mengembalikan nilai apa pun ke pemegang HYPE. Sampai pembagian fee itu diumumkan, reli HYPE bertumpu pada asumsi, bukan angka.
Dua catatan dari 31 Oktober
Pertama, ICE menghapus cuitan pengumuman kemitraan ini dari akun X resminya pada 31 Oktober (dilaporkan Odaily via TradingView). Siaran pers resminya masih online, dan alasannya tidak diumumkan. Jadi ini bukan pembatalan, tapi juga bukan detail yang bisa diabaikan. Kedua, ICE bukan satu-satunya yang mengincar jalur ini: induk Kraken, Payward, pada 26 Oktober menyatakan ingin menjadi deployer HIP-3 teregulasi CFTC pertama. Perlombaan venue perpetual AS yang teregulasi sudah dimulai, dan belum ada pemenangnya.
Yang perlu ditunggu
Tiga hal yang mengubah cerita ini dari pengumuman menjadi produk: pengajuan resmi ke CFTC, daftar kontrak yang akan diperdagangkan, dan penjelasan pembagian fee ke pemegang HYPE. Selama ketiganya belum ada, belum ada halaman pendaftaran resmi. Situs apa pun yang menawarkan akses awal ke venue ini patut dicurigai.
Sumber: siaran pers resmi ICE/Trade[XYZ] via Business Wire (29 Okt 2026), Unchained (31 Okt 2026), FXStreet (29 Okt 2026), CoinStats (31 Okt 2026), TradingView/Odaily (31 Okt 2026). Harga dan angka adalah potret saat penulisan, 1 November 2026 dini hari WIB, dan bisa berubah.
← Semua artikel